Latest Post

Romantis

Fantasy

Ebook Novel Remember Us oleh Idea Fina


REQUEST AYU PERMATA DARI GRUP INDOEBOOK99

Sinopsis:
Seorang mantan drummer yang berprofesi menjadi dokter kembali ke Tanah Air. Ia dikejutkan oleh beberapa hal.

Pertama, kehadiran bocah laki-laki yang entah mengapa begitu mirip dengannya.
Kedua, gadis yang dulu berstatus sebagai pacarnya mengaku tidak mengingat apa pun tentangnya.

Remember Us bercerita tentang Randi, mantan drummer grup band papan atas tanah air, Orion. Dia kembali setelah delapan tahun mengenyam pendidikan di Oxford University untuk memperoleh gelar dokter anak, berkat kejeniusannya Randi bisa mengambil spesialis di usia yang terbilang masih sangat muda, 29 tahun. Randi pun bekerja di rumah sakit milik ayahnya, dan seketika menjadi dokter idola, selain tampan dia juga piawai dalam pekerjaanya sehingga pamannya yang merupakan direktur rumah sakit menawarinya bekerja, bukan karena status keluarga.

Hal pertama yang ingin Randi lakukan setelah kembali adalah mencari seseorang yang selama bertahun-tahun menjadi beban pikiran dan hatinya, seorang gadis yang menjadi pacar tiga harinya, seorang penggemar nomor satu ketika Randi masih menjadi anak band, seorang gadis yang sangat mengenal dirinya. Sebelum berangkat ke Inggris Randi sudah mencoba mencari gadis tersebut, bahkan ke kampung halamannya, tapi tetap saja nihil. Sekarang dia ingin mencarinya lagi, karena hidupnya takkan lengkap tanpa orang yang amat dirindukannya. Dan betapa lega ketika salah satu teman band-nya mengatakan kalau pernah melihat gadis pujaan Randi di rumah sakit tempatnya bekerja. Kali ini Randi tidak akan menyerah.

Di sisi lain, seorang wanita muda nan cantik bertubuh mungil, Cherisha baru saja diterima menjadi juru masak di rumah sakit tempat sahabatnya dari SMA bekerja, Tania. Sahabatnya yang bekerja sebagai perawat tersebut ingin Cherisha bisa lebih mapan, terlebih dia adalah seorang ibu tunggal. Hidup Cherisha memang tidak mudah, hamil selepas lulus SMA dan tidak tahu siapa yang menghamilinya, tapi dia sangat bersyukur bisa memiliki Rendi, anak semata wayangnya. Selain Rendi dan Tania yang menjadi penguat, keluarga pamannya juga sangat menyayangi dirinya, mengganggapnya seperti anak sendiri.

Rendifa adalah anak tujuh tahun yang bisa dibilang jenius, memiliki sikap yang dewasa dan sangat pengertian, khususnya kondisi ibunya. Dia tidak pernah menuntut atau menanyakan tentang ayahnya karena hal tersebut bisa membuat Cherisha bersedih. Rendi ingin melindungi ibunya, terlebih dari orang laki-laki yang sangat mirip dengan dirinya, baik dari segi rupa dan kebiasaan, laki-laki yang ingin sekali dekat dengan ibunya.

Cherisha berhenti. Ia merasakan pandangannya buram. Air matanya menggenang. Ia kesal pada dirinya sendiri yang tak bisa mengingat hal yang begitu penting dalam hidupnya. Ia hanya ingin mengingat hal yang terlupakan. Ia berharap dapat mengenang sedikit saja kebahagiaan yang telah dirasakan.

Penulis: Idea Fina
Penerbit: Ikon
ISBN13: 9786027465336
Format: .pdf
Filesize: 9MB

Ebook Novel Almost Broken oleh Inesia Pratiwi


REQUEST IMAS MALIKATUTS DARI GRUP INDOEBOOK99

Sinopsis:
Terpisah oleh jarak, waktu dan kebudayaan yang berbeda selama bertahun-tahun, mampukah mereka mengatasi konflik yang datang? Kedewasaan diri pun semakin dibutuhkan pada tahap ini. Kali ini bukan hanya sekedar cinta. Ada cita-cita yang juga harus diperjuangkan. Memaksa mereka memilih mempertahankan cinta atau cita-cita. Mampukah mereka melewatinya?

Asyraf : "I think we're almost broken."
Veera : "Or maybe almost over."

Mereka dipaksa berpisah demi meraih Berjalan masing-masing di belahan benua yang berbeda. Berperang dengan rasa bosan dan godaan orang ketiga. Berpura-pura saling percaya di atas kecemburuan yang membara. Bagi seorang Asyraf, mungkin saja menjalani hubungan jarak jauh tidaklah mengerikan, tetapi bagi Veera itu seolah awal dari kehancuran mereka.

Dan ketika kebersamaan itu mulai kehabisan masa, yang tersisa hanya sepenggal penyesalan. Veera selalu berharap masa-masa yang dulu itu dapat kembali ke pangkuannya. Masa dimana Asyraf masih berada di dunia yang sama dengannya.

Pada kenyataannya, dunia ini bukanlah dongeng, Tak ada akhir bahagia. Karena semua yang sudah berkahir, tak akan mungkin bisa bahagia. Dan jika itu adalah bahagia, maka tidak akan mungkin berkahir.

Seperti bumi, cinta juga berputar pada porosnya. Memiliki siklus yang tak ada ujungnya. Bertemu, bersama, lalu berpisah. Bertemu lagi, bersama lagi, lalu berpisah lagi. Begitu seterusnya. Begitulah siklusnya.

Bersama waktu, hanya bisa menunggu kapan pertemuan dan perpisahan itu datang menghampiri. Sembari menyiapkan diri dari hancurnya hatu, kala perpisahan itu datang nanti.

Penulis: Inesia Pratiwi
Penerbit: Loveable
ISBN13: 9786026922489
Format: .pdf
Filesize: 11MB

Ebook Novel Caramel Macchiato oleh Iffah Ariqoh


REQUEST MAULIDA CYSHHY DARI GRUP INDOEBOOK99

Sinopsis:
Bodoh! Payah! Keiza mengutuki dirinya sendiri saat melihat kejadian itu. Davian nembak cewek lain. Harusnya Keiza yang ada di sana. Harusnya senyum Davian hanya untuk Keiza, seperti dulu. Harusnya Davian tetap berada di sampingnya, andai saja Keiza tidak melakukan kebodohan di masa lalu.

Sementara itu, saat Keiza ingin memperbaiki keadaan, ia mulai menerima pesan-pesan penyemangat pada kertas biru laut. Perasaan Keiza terombang-ambing. Persoalan pelik ini membuatnya kebingungan. Sulit untuk tidak tersentuh oleh pesan-pesan manis itu, tapi move on dari Davian juga bukan perkara mudah.

Salshabilla Keiza, gadis yg diam-diam menyukai cowok bernama Davian, tapi tidak berani mengungkapkan perasaannya, dan saat keberanian itu datang, semuanya sudah terlambat.

Ketika Keiza berusaha untuk move on--walau masih terbelenggu dgn perasaannya, Keiza dihantui oleh seorang secret admirer yg mengirimi kertas-kertas biru laut, ditambah perkenalannya dgn Herjuno yg pesonanya sulit untuk diabaikan.

Novel ini ringan sekali, bisa dibaca dalam sekali duduk. Konfliknya sederhana, alurnya juga nggak berbelit-belit, dan gaya bahasanya mudah dimengerti.

Bagian serunya adalah ada hal-hal yang membuat pembaca terkecoh, dan dibikin penasaran dgn siapa sebenarnya secret admirer yg sering mengirim kertas biru laut kepada Keiza. Aku sempat hampir salah tebak, secara di sini ada 3 cowok, Davian, Herjuno sama Aji, dan penulisnya membuat beberapa clue yg sedikit mengecoh. Tapi aku senang tebakanku ternyata benar. HaHaHa

Namun sayangnya, ada beberapa bagian yang janggal, beberapa adegan juga terasa cuma nyelip doang, pendek-pendek cuma sekadar lewat kayak iklan,- entah itu kepotong apa gimana. Feel-nya juga kurang ngena di aku, aku nggak sampe baper bacanya, apalagi sampe netes, padahal ceritanya dipenuhi angst, banyak adegan menyedihkan terutama di part part akhir. Mungkin aku yg kurang menghayati.

Dan ending nya.. Wow, mengejutkan, bener bener diluar dugaan, berbagai macam tebakanku tentang ending ny musnah semua, rasanya pengen berkata-kata kasar, wkwkwk  dua jempol untuk Iffah Ariqoh

Penulis: Iffah Ariqoh
Penerbit: Bentang Belia
ISBN13: 9786021383971
Format: .pdf
Filesize: 2MB

Ebook Novel Ananta Prahadi oleh Risa Saraswati


REQUEST MELISA DWI W DARI GRUP INDOEBOOK99

Sinopsis:
Aku Tania, perempuan biasa... tapi mereka bilang aku ini Alien. Aku perempuan yang suka tertawa tapi mereka bilang aku Monster. Aku perempuan bahagia, namun memang seringnya kebahagianku membuat mereka semua menderita. Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri, sesulit itukah mewujudkan keinginanku ini?

Nama saya Ananta Prahadi, panggil saja Anta. Hobi bersih-bersih rumah, makan Lontong Kari, dan sangat menjunjung tinggi pelestarian makhluk langka. Jangan heran, kalau saya suka berada disisi makhluk langka. Makhluk langka yang saya jaga sekarang merupakan species terakhir perempuan unik yang ada di dunia ini?

Saya Pierre, hmm... saya harus bilang apa?

Bercerita tentang seorang perempuan yang memiliki kepribadian bagaikan alien. Karena sikap idealisme dan keras kepalanya, cenderung membuat orang-orang disekitarnya menjauh, bahkan keluarganya sendiri. Perempuan bernama Tania ini tidak mempunyai teman selain Ananta Prahadi. Saat itu sejak kepindahan sekolahnya dari Subang ke Bandung, Ananta Prahadi yang biasa dipanggil anta, nekat berteman dengan Tania meskipun Tania selalu acuh tak acuh padanya.

Ananta Prahadi adalah novel pertama kak Risa Saraswati yang murni berasal dari imajinasinya. Memang berbeda dengan novel-novel sebelum Ananta Prahadi lahir. Novel sebelumnya banyak mengisahkan kisah mistis dan komunikasi kak Risa bersama sahabat-sabahat kecilnya serta makhluk kasat mata lainnya. Sederhananya, novel ini menceritakan persahabatan dan cinta.

Mungkin bagi para pembaca, genre semacam ini sudah banyak diangkat dalam sebuah novel. Tapi, yang membuat novel ini unik adalah karakter yang ada dalam novel sangat kuat.  Kak Risa mampu menggambarkan kuat karakter dari masing-masing tokoh dengan cukup baik. Itulah yang membuat novel Ananta Prahadi memiliki nilai lebih meskipun bergenre persahabatan dan cinta.

Adapun di dalam novel ini ada 3 tokoh utama yaitu Tania, Ananta, dan Pierre. Tania adalah perempuan egois, sensitif, angkuh, namun memiliki hati yang rapuh di dalamnya. Ia dianggap alien oleh orang sekitarnya, seperti perempuan alien yang gila. Tania pun tidak segan-segan bersikap kasar kepada orang yang tidak sejalan dengan dirinya termasuk menentang keluarganya sendiri. Sampai seuatu hari ia bertemu dengan seorang murid pindahan, Ananta Prahadi.

Ananta adalah pria polos, berlogat sunda kental, dan ceria yang akhirnya menjadi sahabat Tania selama 6 tahun.  Ananta adalah seorang yatim piatu, Tania pun memberikan izin tinggal di Paviliun sebelah rumah keluarga besar Tania. Jelas tidak ada yang bisa menentang keputusan Tania yang satu ini. Ananta berperan menjadi sahabat, sekaligus menjadi agen khusus untuk memasarkan karya lukisan-lukisan Tania. Ananta pun tidak keberatan ketika Tania berkata kasar dan julukan jelekan yang diberikan padanya. Ananta selalu menanggapinya dengan ceria.  Orang tua Tania pun heran mengapa seorang laki-laki seperti Ananta Prahadi bisa tahan dengan anak perempuannya.

Sebagai seorang agen penjual lukisan karya Tania, Ananta memperkenalkan seorang Pierre dalam kehidupan Tania. Pierre adalah seorang pria tampan berdarah Perancis yang menyukai karya seni dan menjadi kolektor seni, termasuk karya-karya lukisan Tania yang sebelumnya telah dilihat oleh Pierre. Tania jatuh cinta pada Pierre, walau pertemuan mereka sejak awal ada sedikit kesalahpahaman.  Tidak dapat dipungkiri dalam menjalin persahabatan bersama Ananta, sebenarnya hati Tania tidak bisa berbohong kalau ia juga mulai menyukai Ananta.

Bisa dibilang Tania mengalami kegalauan haha. Secara garis besar, konflik yang dihadapi oleh para tokoh utama ini adalah cinta segitiga. Tokoh antagonis dalam novel ini adalah karakter Tania yang memang cenderung sangat labil.

Penulis: Risa Saraswati
Penerbit: RakBuku
ISBN13: -
Format: .pdf
Filesize: 5MB

Ebook Novel Benaya dan Dara oleh Inge Shafa


REQUEST AULIA DARI GRUP INDOEBOOK99

Sinopsis:
Benaya Alghariz itu dewanya pelajaran-pelajaran eksak. Matematika, Fisika, Kimia ... semua gampang dilibas habis sama dia! Makanya, gue suka banget waktu minta tolong Benaya bantu menyelesaikan PR-PR gue.

Sedangkan, gue, Shadara, hanya perempuan biasa. Penyuka warna biru, teori-teori Sejarah, dan... Benaya. Cowok berkacamata dan sering pakai jaket parasut itu benar-benar bikin gue dag-dig-dug setengah mati. Apalagi, setiap pagi dia suka kasih gue permen lolipop.

Tetapi, gue melakukan kesalahan dengan menyatakan perasaan ketika kami tengah-tengah belajar bersama. Entah ke mana perginya akal sehat—bahkan, gue menyuruh Benaya untuk memutuskan hubungannya dengan Vera.

Ya... nggak mungkin juga sih dia ‘selesai’ dengan Vera. Banyak sekali persamaan mereka. Sama-sama good looking, jago banget Fisika, juga sering ikut lomba bersama. Pupus sudah harapan.

Eh, tetapi, Benaya bilang, dia bakal terima gue kalau nilai Fisika gue melonjak naik. Bisa nggak ya gue? Benaya serius nggak ya bilang itu? Atau cuma biar gue nggak ganggu-ganggu dia lagi?

Dara seorang gadis pencinta warna biru dan semua teori yang berbau Sejarah. Sedangkan Benaya seorang yang sangat menyukai pelajaran Fisika. Keduanya adalah teman satu kelas, semua berawal dari Dara yang menyatakan perasaannya terhadap Benaya ketika sedang belajar bersama.
Baca novel teenfiction itu bikin baper, apalagi sama perlakuan Benaya yang pinternya selangit dan bikin kesemsem. Pacar idaman banget lah pokoknya.

"Kalau sudah tiba waktunya nanti, akan ada saat di mana yang dekat jadi jauh. Bahkan sangat jauh."

Dara merasa malu setelah pengakuan perasaannya terhadap Benaya. Sampai-sampai membuat keduanya masuk ke zona canggung. Dan entah mengapa sikap Vera-mantan pacar Benaya sangat aneh dan mulai menampakkan sifat aslinya. Bahkan Nia yang notabene sahabat Dara tak suka terhadap Vera.

Ada apakah dengan sikap Vera? Dan akankah Benaya menepati janjinya untuk menjadikan Dara pacar, jika nilai Fisika Dara menggalami peningkatan?

Penulis: Inge Shafa
Penerbit: Elex Media Komputindo
ISBN13: Elex Media Komputindo
Format: .pdf
Filesize: 18MB

Ebook Novel Dunia Tanpa Pangeran (The School for Good and Evil #2) oleh Soman Chainani


REQUEST DELLA ROVITA DI GRUP INDOEBOOK99

Sinopsis:
Sophie dan Agatha telah berhasil pulang ke Gavaldon, menjalani "bahagia selamanya" versi mereka. Namun, hidup tak seperti dongeng yang mereka harapkan.

Agatha diam-diam berharap seandainya ia memilih akhir bahagia yang lain bersama pangerannya. Permohonan rahasia itu membuka kembali pintu menuju Sekolah Kebaikan dan Kejahatan. Tak disangka, dunia yang dulu pernah ia ketahui bersama Sophie ternyata telah berubah.

Penyihir dan putri, tukang tenung dan pangeran, bukan lagi musuh. Ikatan baru telah terbentuk, menghancurkan hubungan lama. Namun dibalik hubungan yang rumit antara Kebaikan dan Kejahatan ini, perang sedang dipersiapkan. Musuh yang sangat berbahaya tersembunyi dibalik topeng wajah yang mereka kenal. Saat Agatha dan Spohie berjuang untuk memulihkan kedamaian, sebuah ancaman tak terduga bisa menghancurkan segalanya dan semua orang yang mereka cintai. kali ini, ancaman itu datang dari dalam diri mereka sendiri.

Buku ini lanjutan dari buku 1. Syahdan, Sophie dan Agatha akhirnya berhasil keluar dari SGE berkat kisah dongeng mereka. Yang menarik, dongeng mereka ternyata tidak melibatkan pangeran, tapi menggunakan kekuatan persahabatan saja. Menurut aturan dongeng di SGE, ini haram hukumnya. Apalagi semua semakin runyam ketika kedua jagoan kita membuat permohonan tanpa sadar: Sophie yang ayahnya nikah lagi ingin bertemu dengan ibu kandungnya. Sementara itu, Agatha sadar kalau ternyata jadi jomblo itu nggak enak. Permohonan Agatha inilah yang bikin Sophie dan Agatha harus balik lagi ke SGE.

Begitu mereka sampai di sana, ternyata SGE sudah berubah. Sekolah itu dibagi menjadi 2: Laki-Laki dan Perempuan. Para perempuan di sana benar-benar jadi feminis; mereka berusaha untuk makin kuat tanpa bantuan laki-laki. Akibatnya laki-laki pun tidak setuju dan mereka berusaha melawan para perempuan dengan semangat mereka yang patriarkis...

Lah, kok jadi bawa-bawa isu feminis, sih?
Yah, mungkin barangkali inilah yang ditawarkan di buku ini. SGE 2 kali ini lebih banyak mengisahkan konflik kepentingan antar tokoh utamanya. Apalagi diperparah dengan tokoh Evelyn Sader yang terlihat ikut campur dengan Sophie dan Agatha, bahkan sampai ia berani mengekang Storian. Di akhir cerita, penjahat yang sebenarnya akhirnya muncul. Permohonan Sophie dan Agatha ternyata cuma settingan dia untuk mendapatkan apa yang dia mau. Politis juga ya.

Jadi begini, buku ini adalah serial SGE favoritku. Banyak sekali plot twist-nya dan alur ceritanya cepat. Selain itu, buku ini ternyata diam-diam mengusung tema yang lagi panas di masyarakat sekarang ini (bener nggak, Bang Soman? Kalau nggak, mungkin ini cuma interpretasiku aja), yaitu soal feminisme dan politik. Tapi tema ini disampaikan dengan sederhana. Feminisme-nya lewat pembagian kelas Laki-Laki dan Perempuan, dan politisnya adalah manipulasi dari penjahat utama yang baru terungkap di bab terakhir. Kalau penasaran, silakan baca sendiri, ya.

The School for Good and Evil Series lainnya DISINI

Penulis: Soman Chainani
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
ISBN13: 9786022499497
Format: .pdf
Filesize: 7MB

Ebook Novel Resign! oleh Almira Bastari


REQUEST NURUL ILMI DARI GRUP INDOEBOOK99

Sinopsis:
Kompetisi sengit terjadi di sebuah kantor konsultan di Jakarta. Pesertanya adalah para cungpret, alias kacung kampret. Yang mereka incar bukanlah penghargaan pegawai terbaik, jabatan tertinggi, atau bonus terbesar, melainkan memenangkan taruhan untuk segera resign!

Cungpret #1: Alranita
Pegawai termuda yang tertekan akibat perlakuan sang bos yang semena-mena.

Cungpret #2: Carlo
Pegawai yang baru menikah dan ingin mencari pekerjaan dengan gaji lebih tinggi.

Cungpret #3: Karenina
Pegawai senior yang selalu dianggap tidak becus tapi terus-menerus dijejali proyek baru.

Cungpret #4: Andre
Pegawai senior kesayangan si bos yang berniat resign demi dapat menikmati kehidupan keluarga yang lebih normal dan seimbang.

Sang Bos: Tigran
Pemimpin genius, misterius, dan arogan, tapi sukses dipercaya untuk memimpin timnya sendiri pada usianya yang masih cukup muda.

Resign sebenarnya tidak sulit dilakukan. Namun kalau kamu memiliki bos yang punya radar sangat kuat seperti Tigran, semua usahamu pasti akan terbaca olehnya. Pertanyaannya, siapakah yang akan menang?

Alranita kesal setengah mati karena harus lembur melakukan revisi. Memuaskan bos bernama Tigran itu rasanya seperti mustahil. Sebenarnya bukan hanya Alranita yang mengalaminya. Rekan satu tim di bawah Tigran seperti Karenina dan Andre juga gerah. Carlo saja yang sudah pindah divisi, meski masih sering dibutuhkan di divisinya Tigran, sudah tahu betapa kejamnya si bos Tigran. Akhirnya para cungpret (kacung kampret) membuat taruhan siapa yang paling terkahir resign akan mentraktir di restoran mahal.

Masalahnya radar Tigran tiap kali Alranita mau melakukan interview selalu kencang. Ada saja yang membatalkan agenda interviewnya. Pernah sekali sudah hampir berhasil melakukan interview dalam acara makan siang, tiba-tiba tigran muncul di restoran yang sama. Bahkan liburan Alranita di Langkawi berantakan karena entah mengapa Tigran juga muncul di sana.

Novel ini salah satu dari novel yang saya tunggu-tunggu terbitnya. Dan begitu muncul di Gramedia Digital, saya sangat gembira. Betul saja, novel ini mampu membuat saya melek sampai subuh membacanya. Interaksi antara para cungpret ini bikin ngakak. Khususnya Alranita yang selalu saja punya jawaban untuk Tigran. Saya sampai deg-degan penasaran membalik setiap halamannya demi tahu ada apa lagi di antara Alranita dan Tigran.

Tigran itu tipe bos yang perfeksionis, kadang ngeselin, tapi nggemesin. Bagian handphone ketinggalan di ruang rapat pas Karen dan Alranita habis nyumpah-nyumpahin Tigran bikin saya pengen jingkrak-jingkrak ketawa. Yang paling kasihan memang Alranita, yang nasibnya tuh selalu saja sial karena Tigran. But I smell something sweet from the beginning between them. Ahay!

Nilai plus lainnya adalah Langkawi. Jarang-jarang deh ada metropop yang ngambil tempat eksotis seperti ini sebagai background cerita. Dan pas saya searching...duh...jadi bikin pengen ke sana. Sampul covernya juga ciamik banget. Suka...suka..suka...

Novel ini wajib banget dibaca sama karyawan kantoran. Kalau kamu atasan di kantor, biar nggak jadi dedemit kayak Tigran, atau kalau kamu juga golongan cungpret seperti saya minimal dapat referensi cara mengatasi bos yang workaholic. Saya jamin deh bakalan happy bacanya. Kalau nggak happy, mungkin kamu yang harus resign.

Penulis: Almira Bastari
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020380711
Format: .pdf
Filesize: 1MB

Ebook Novel Shaidan oleh RADEXN


REQUEST AULIA DARI GRUP INDOEBOOK99

Sinopsis:
Shanin, remaja 16 tahun yang ceria, merasa hidupnya sungguh sempurna. Dia punya ibu yang sayang padanya, sahabat yang baik dan Gara, pacar yang adalah cowok populer di sekolah. Dunia Shanin jungkir balik saat mendapati pacarnya tega mengkhianati kepercayaannya. Rasanya sakit saat kehilangan cinta pertama.

Aidan, cowok ganteng pelit ngomong dan malas bangun pagi. Dia terpaksa berurusan dengan cewek paling bawel yang pernah dia kenal. Namun tanpa disadari, kebekuan di hatinya mencair pelan-pelan.

Skenario semesta mendekatkan Shanin dan Aidan. Seperti sinar matahari bertemu gerimis, pelangi berwujud sayang terbit di hati mereka berdua.

Mengisahkan cerita tentang Shanin, remaja belia yg harus merasakan sakit hati melihat kekasihnya yang sekaligus adalah cowok populer di sekolah mengkhianati kepercayaannya.

"...Intinya, kalau lo gak sayang lagi sama gue, ya udah putus! Bilang aja yang jujur! Gak usah selingkuh segala! "

Dengan kebetulan yang diciptakan semesta, Shanin yang ceria juga bawel harus berurusan dengan Aidanㅡcowok ganteng yang populer dengan sikap irit ngomong, dingin dan cueknya.

"NGOMONG GAK BAKAL BIKIN JAMBUL LO BOTAK, DAN, ASTAGA!"

Membaca Shaidan membuat aku banyak mengerutkan kening antara ingin menahan tawa dan greget melihat interaksi antara tokoh didalam novel, terlebih dengan karakter utama yg rasanya pengen aku cubitin.

Sikap Aidan yang semakin lama melembut dan sedikit banyak bicara di depan Shanin menandai jika ada perasaan lain yang hadir di hati Aidan. Untuk saat itu, aku merasa kehadiran Aidan disaat Shanin mencoba menghilangkan bayangan mantan kekasih terasa pas dan di waktu yang tepat. Apalagi dengan mereka yang semakin dekat dan saling menyatakan rasa sayang satu sama lain.

Cukup terkejut dengan kehadiran plot twist di saat saat terakhir. Akhir kedekatan Aidan dan Shanin yang tidak terduga, kejutan lain di keluarga Aidan membuat aku sebagai pembaca sedikit bingung, dengan konflik tambahan yamg tidak dijabarkan penyelesaiannya membuat aku berpikir mungkin penulis ingin pembaca berimajinasi mengenai ending dari cerita ini.

Terlepas dari konflik ringan seputar remaja yang sulit membuat aku berpaling, karakter Garaㅡkekasih Shanin kurang kuat padahal dia juga merupakan salah satu tokoh utama. Begitupula dengan karakter Gisel yang terkesan dipaksakan di akhir cerita. Sedikit kecewa dengan peran tambahan yang menurutku terlalu boros dan tidak memiliki efek dalam cerita.

Penulis: RADEXN
Penerbit: Loveable
ISBN13: 9786026922649
Format: .pdf
Filesize: 5MB, 5MB, 4MB

Part 1
Part 2
Part 3

Ebook Novel London: Angel oleh Windry Ramadhina


REQUEST SILVIA PURNOMO PUTRI DARI GRUUP INDOEBOOK99

Sinopsis:
Pembaca Tersayang,

Mari berjalan di sepanjang bantaran Sungai Thames, dalam rintik gerimis dan gemilang cahaya dari London Eye.

Windry Ramadhina, penulis novel Orange, Memori, dan Montase mengajak kita menemani seorang penulis bernama Gilang mengejar cinta Ning hingga ke Fitzrovia. Namun, ternyata tidak semudah itu menyatakan cinta. Kota London malah mengarahkannya kepada seorang gadis misterius berambut ikal. Dia selalu muncul ketika hujan turun dan menghilang begitu hujan reda. Sementara itu, cinta yang dikejarnya belum juga ditemukannya. Apakah perjalanannya ini sia-sia belaka?

Setiap tempat punya cerita.
Dalam dingin kabut Kota London, ada hangat cinta menyelusup.

Enjoy the journey,
EDITOR

Gilang, pemuda Indonesia yang berprofesi sebagai penulis amatir telah bertahun-tahun memendam perasaan kepada Ning--sahabatnya. Malam itu, di antara bergelas-gelas Jack Daniel's yang membuatnya mabuk, ia menandaskan ide gila bin sinting tersebut. Pergi ke London. Menemui Ning. Untuk mengungkapkan perasaannya.

Sebagai seorang penulis, terlebih aku adalah seorang penulis roman, seharusnya aku tahu hal utopis semacam 'mengejar gadis ke London atas nama cinta' hanya berjalan lancar dalam kisah-kisah fiksi.

Namun, usahanya menemui Ning dan memberikan kejutan pada gadis itu tidaklah semulus yang Gilang bayangkan. Berhari-hari ia mendapati apartemen yang Ning tempati kosong. Berhari-hari pula ia menghabiskan waktu tak tentu arah mengelilingi London sembari menunggu Ning kembali.

Tanpa disangka, perjalanannya itu membawa Gilang bertemu pada seorang wanita cantik yang ia temui di bawah rintik hujan. Bermata biru indah, berambut ikal gelombang keemasan, dengan senyum memesona yang begitu sempurna. Ia memanggilnya Goldilocks. Berkali-kali ia bertemu dengannya, namun anehnya: Goldilocks selalu muncul saat hujan mulai datang dan pergi saat hujan berhenti. Wanita cantik itu hanya meninggalkan sebuah payung merah yang tanpa Gilang ketahui--akan berperan banyak dalam hidup orang-orang di sekitarnya.

"Kau lucu,"
"Terima kasih. Kau misterius."
"Misterius?"
"Ya. Kau muncul tiba-tiba, pergi tiba-tiba. Sangat misterius."

Gilang juga bertemu dengan orang-orang berkepribadian unik seperti Ed, Madam Ellis, Mister Lowesley, dan Ayu--gadis maniak buku yang juga berasal dari Indonesia

Saat akhirnya Gilang bertemu dengan Ning, ada pergolakan hati yang muncul pada diri pemuda itu. Bagaimana kalau ternyata Ning menolaknya? Bagaimana kalau ia selama ini bertepuk sebelah tangan? Bagaimana kalau ... selama ini Ning memang hanya menganggapnya sebagai sahabat--tak lebih.

"Sejak lama aku menginginkanmu. Enam tahun, atau mungkin lebih dari itu. Bukan sebagai sahabat."

Di sela kemelut pikirannya tentang Ning, bayangan Goldilocks yang selalu hadir di saat hujan terus menghantuinya. Ia penasaran. Ia ingin tahu. Dan ia ingin bertemu lagi dengannya. Maka Gilang pun terus mencarinya.

"Kau tidak perlu mencarinya. Kau cuma perlu berdoa agar hujan turun."

Dan saat akhirnya mereka bertemu, tak pelak ada begitu banyak hal yang telah terjadi berkat keajaiban-keajaiban yang dibawa oleh Goldilocks. Membuat Gilang terus-menerus bertanya,

Siapa sebenarnya wanita itu?

Penulis: Windry Ramadhina
Penerbit: Gagas Media
ISBN13: 9789797806538
Format: .pdf
Filesize: 5MB

Ebook Novel Dublin oleh Yuli Pritania


REQUEST YULI AMALIYA DARI GRUP INDOBEOOK99

Sinopsis:
Mia salah akan satu hal: Dublin tidak seindah yang dia bayangkan.

Dia berharap melihat pegunungan, padang rumput, tebing, kastel, dan jalanan yang dipagari dinding batu seperti yang muncul dalam film-film favoritnya. Yang dia dapatkan adalah gedung-gedung tua berwarna seragam dengan tampilan membosankan, pusat kota yang penuh turis, dan suhu musim semi yang membuat beku.

Lalu dia bertemu Ragga, lelaki dari masa lalunya, yang menunjukkan pada Mia sisi lain dari Dublin, menguak harta karun yang tersembunyi di balik bangunan-bangunannya yang tidak menarik. Dari Sungai Liffey, mereka menjelajahi museum-museum, berbagi sejarah tentang puluhan patung, mengunjungi taman-taman dengan rumpun bunga yang belum mekar, bergabung dengan keriuhan Temple Bar, melewati ratusan pub yang tersebar di seluruh bagian kota, mendaki salah satu tebing Inishmore di Aran Islands demi mengabadikan matahari terbit, hingga menyaksikan matahari tenggelam di Phoenix Park.

Saat kunjungannya menuju akhir, Mia merasa dirinya enggan kembali ke Indonesia. Ke rutinitasnya, skenario filmnya yang tak kunjung usai, dan tunangan yang menunggunya pulang. Sampai dia teringat, bahwa sedari awal, Ragga tidak pernah menjadi pilihan yang dia rencanakan untuk masa depan.

Deadline skenario yang harus Mia but semakin dekat, sementara dia sama sekali belum memiliki ide tentang skenarionya. Lalu, tercetuslah ide gila dari adiknya yang memang menjadi provokator dalam hidup Mia. Alana mengusulkan agar Mia pergi ke Dublin saja supaya bisa mendapat ide untuk skenarionya nanti sekaligus untuk menuntaskan hari beraninya tahun ini. Mia setuju dengan itu meskipun pada awalnya dia tidak yakin. Bahkan tunangannya, Aditya, berniat menemani Mia karena tahu bahwa Mia jarang pergi sendirian. Akan tetapi, pada akhirnya Mia berangkat ke Dublin sendirian.

Mia tahu bahwa Dublin adalah tempat lelaki bernama Ragga itu tinggal. Lelaki di masa lalunya yang tak kunjung bisa menghilang dari benaknya. Dan benar saja, takdir membuat Ragga dan Mia bertemu di Dublin. Dengan sabar, Ragga menemani Mia selama di Dublin—menjadi guide bagi gadis itu.
Saat kunjungannya hampir berakhir, ada perasaan tak rela untuk kembali ke Indonesia. Ada yang menahannya untuk tetap berada di kota yang menurut Mia tak sesuai ekspektasinya itu. Ada perasaan ragu yang begitu besar hinggap di hati dan otaknya. Skenario yang belum selesai dan tunangannya yang menunggu menghantuinya. Lantas, bagaimana keputusan Mia? Akankah dia mengalah pada perasaan ragu itu? Atau bersikeras dengan apa yang telah ia rencanakan sebelumnya?

“Setiap manusia terlahir dengan emosi yang lengkap. Sebagian besar orang memperlihatkan semuanya, sebagian yang lain memilih menahannya. Ada orang-orang yang terobsesi ingin disukai semua orang, ada orang-orang yang bahkan nggak peduli apa yang orang lain pikirkan tentang mereka. Orang-orang seperti ini biasanya memiliki sedikit sekali orang yang mereka anggap berharga. Dan kepada orang-orang inilah mereka ingin menunjukkan diri mreka yang sebenarnya. Kepada orang-orang yang mereka sukai dan mereka ingin agar balik menyukai mereka.” Hlm. 74
“Pihak yang ditinggalkan selalu lebih menderita, Ragga.” Hlm. 127

Novel yang sangat indah, dan ... sangat dekat dengan saya. Memang bukan kali pertama membaca novel karangan Yuli Pritania, tapi di sini saya seperti melihat banyak perubahan dalam tulisannya. Jika biasanya Yuli Pritania terkenal dengan novel-novel Korea-nya, maka di Dublin ini, Yuli Pritani menjelma menjadi seorang penulis novel lokal (maksudnya di sini adalah novel yang tokoh-tokohnya orang Indonesia). Sebenarnya, penulis sudah pernah menulis karya dengan tokoh-tokoh Indonesia, yaitu CallaSun, tapi di Dublin ini rasanya lebih “Indonesia” dibandingkan CallaSun.

Sebagai pembaca yang hampir membaca semua karya penulis, saya merasakan banyak perbedaan antara novel-novel Yuli Pritania sebelumnya dengan novel ini. Di novel ini, Yuli Pritania menggunakan bahasa gaul meskipun nggak sampai level lo-gue. Tapi, inilah yang menarik. Tulisannya menjadi lebih segar dan sangat polos.

Dari blurbnya kita menyadari bahwa Dublin ini berkisah tentang seorang yang harus menemui seseorang dari masa lalu lagi setelah sekian lama tak bertemu. Sudah banyak tema seperti ini, tokoh-tokoh gagal move on (okelah, begitulah memang penggambaran seorang Mia dari blurb-nya) itu sangat banyak, tetapi di sini ada yang berbeda. Yuli Pritani menciptakan tokoh-tokoh fiksi yang sangat menarik. Dimulai dari Mia yang merupakan seorang introvert yang suka membaca buku dan menoton film. Ya, karena itulah saya merasa novel ini sangat dekat dengan saya. Mia adalah seorang yang terencana, tidak bisa melayakan segala hal dengan spontan. Lalu, ada Ragga yang merupakan pria berhobi nonton dan membaca buku (pria yang jarang banget kutemukan di sekitarku, fyi). Kedua tokoh tersebut dipertemukan di masa remaja yang menyenangkan dan manis. Selain itu adapula Alana dan Aditya yang mengiringi kisah Ragga dan Mia ini. Saya suka dengan kehadiran dua tokoh pendukung ini, tetapi porsi kehadiran Aditya serasa kurang. Mungkin jika dieksplor lebih jauh, kita akan diberi lebih kelegaan dan helaan napas yang diikuti ucapan, “Oalah gitu....” Ada yang masih menjadi dugaan-dugaan saja di benakku tentang beberapa tokoh di novel ini.

Saya sungguh menyukai momen-momen manis yang penulis hadirkan untuk membangun kisah Ragga dan Mia ini. Setiap scene dalam buku ini terasa pas dan tidak berlebihan, jadi saat membacanya Saya merasa bahwa novel ini adalah novel yang epic alurnya. Penulis tidak terburu-buru membawa kisah Ragga dan Mia. Okelah, mungkin Saya sedikit tidak rela ketika harus berpisah dengan flashback dari kisah Ragga dan Mia ini, tapi ini semata-mata karena Saya mencandui buku ini. Saya sangat menyukai buku ini.

Dengan judul nama sebuah kota, tentu novel ini menjanjikan nuansa kota tersebut dalam kisahnya. Latar Dublin yang penulis ceritakan dalam buku ini tampak menarik karena Saya sama sekali tidak tahu tentang bagaimana kota Dublin itu. Bahkan Saya baru tahu ada bahasa Irlandia di bumi ini. Maafkan Saya.... Karena novel ini saya jadi tertarik dengan bahasa Irlandia yang sangat unik itu. Sementara itu, penjelasan yang penulis berikan tentang Dublin ini terlalu berlebihan dan terkesan terlalu tahu dan terkesan tidak manusiawi dengan kemampuan mengingat para tokohnya yang brilian. Mungkin jika penulis menyisipkan karakter Ragga yang lebih sederhana, maka Saya yakin bahwa Ragga akan menjadi salah satu pria dalam novel yang pacar-able.

Dalam Dublin, dapat kutemukan banyak nasihat yang diberikan dari setiap tokohnya serta nasihat dari penulis bagi pembacanya. Sepertinya adalah sebagai berikut:
“Yang mengerikan dari jarak adalah fakta bahwa saya nggak bakal pernah tahu apakah kamu rindu sama saya ... atau malah sudah lupa.” Hlm. 181

“Dia bisa mendapatkan apa saja, siapa pun yang dia inginkan. Tapi yang dirindukannya adalah seseorang yang hanya bisa dia miliki dalam mimpi. Manusa emang gitu, ‘kan? Semakin sulit mendapatkan, semakin bersikeras kita menginginkan.” Hlm. 168

Kehadiran quotes-quotes tersebut membuatku kian tertarik dengan bagaimana kelanjutan dari kisah Ragga dan Mia ini. Yah, meskipun Saya bacanya dikit-dikit karena sama sekali tidak rela buat. Dublin adalah salah satu novel romance terbaik yang kubaca tahun ini.

Kisah antara Ragga dan Mia mungkin memang klise bagi sebagian dari kalian nantinya. Tapi, sorot utama dalam kisah ini adalah tentang pemaknaan rasa cinta kita yang sebenarnya sehingga menurutku, ending yang dituliskan oleh Yuli Pritania di sini sangat memuaskan pembaca. Saya menyukai endingnya serta keterpautan orang-orang di novel ini.

Dalam penulisannya, penulis menggunakan bahasa yang terkesan lugas, penuh deskripsi panjang dan potongan-potongan kalimat manis dari kedua tokohnya. Saya hampir tidak menemukan kesalahan ketik, kecuali medengar (Hlm. 144) seharusnya mendengar.

Dublin mengajarkan pada kita tentang ‘mengambil keputusan’ sekaligus melawan perasaan ragu. Saya menangkapnya, jangan pernah mengorban masa depan hanya untuk sesuatu yang kebahagiaannya serasa semua bagi kita. Keputusan yang diambil haruslah tulus dari hati sehingga perasaan menyesal tak akan datang secara berlebihan.

Penulis: Yuli Pritania
Penerbit: Grasindo
ISBN13: 9786023756520
Format: .pdf
Filesize: 22MB

Ebook Novel Analogi Cinta Berdua oleh Oka Dara Prayoga


Sinopsis:
"Orang yang jatuh cinta itu keinginannya sederhana: berdua dalam cinta."

Dalam buku ini, oka mengajak kita menapaki lagi rasa dan fase-fase saat memulai memutuskan berdua. Mulai dari pedekate, nembak, jadian, beragam hal norak yang dilakukan saat berdua, berantem, hingga berakhir ke dua kesimpulan:

"Berdua untuk bahagia, atau berakhir terluka."

Oka menyadarkan bahwa berdua bukan berarti permasalahan akan terselesaikan. Malah, muncul masalah-masalah baru yang mungkin kondisinya akan terasa lebih buruk daripada ketika masih sendiri dulu. Belum lagi saat ada godaan dari luar. Fase saat kalian gak sejalan, lalu orang baru nampak lebih menjanjikan dibanding pasangan sekarang.

Pemeran cewek dalam buku yang bakal kita bahas ini bernama Tarisha. Dia ini adalah teman semasa SD-nya Bang Oka yang kemudian kuliah di Jakarta. Berawal dari pertemanan di masa lalu, mereka akhirnya jadian.

Nggak ada yang tau kalau seseorang yang pernah kita kenal di masa lalu, mungkin akan jadi 'seseorang' di masa depan. Seseorang yang berharga. (hal. 14)

Seperti orang pacaran kebanyakan, mereka juga melakukan hal demikian. Kencan, jalan bareng, main bareng, berangkat kuliah bareng, sampe cebok bareng. Eh, yang terakhir nggak sih! Usaha keras dilakukan Oka supaya apa yang dilakukannya bisa memberi yang terbaik untuk sang pacar, Tarisha.

Semua hal bareng-bareng itu, memang nggak berlangsung untuk selamanya. Ada kalanya, dan saat itulah Tarisha menjadi seperti cewek pacaran kebanyakan, sifat posesif, egois, cemburu, dan pasif-agresifnya mulai muncul satu per satu. Kadang aku ngerasa, ribet ya jadi orang pacaran, punya sifat ini-itu yang bikin eneg buat dilakukan. Padahal, orang yang bilang gini sebenarnya belum tahu aja rasanya pacaran gimana *if you know what I mean*.

Meski begitu, dengan sabarnya Bang Oka menghadapi kelakuan Tarisha ini. Komunikasi yang awal-awalnya menyenangkan, mendadak kelam saat masing-masing di antara mereka punya kesibukan. Kata "terserah" - "ya udah" udah nggak absen lagi dalam setiap percakapan mereka, apapun itu.

Kejengkelan ini memang memuakkan, bagi Oka maupun bagi Tarisha. Bukan nggak mungkin salah satu—atau bahkan dua-duanya—di antara orang berpacaran akan lebih memilih hal lain dibanding capek ngurusin masalah sepele yang dibesar-besarkan. Menurutku sebagai orang yang sok tau apa-apa, mereka terlalu lelah menghadapi pasangannya yang menuntut lebih. Kadang, jeda sedikit memang sangat diperlukan.

Penulis: Oka Dara Prayoga
Penerbit: Bukune
ISBN13: 6022201268
Format: .pdf
Filesize: 7MB

Ebook Novel Our Story oleh Orizuka


Sinopsis:
Masa SMA.
Masa yang selalu disebut sebagai masa paling indah,
tapi tidak bagi anak-anak SMA Budi Bangsa.

SMA Budi Bangsa adalah sebuah SMA di pinggiran ibukota yang terkenal dengan sebutan SMA pembuangan sampah, karena segala jenis sampah masyarakat ada di sana.
Preman. Pengacau. Pembangkang. Pembuli. Pelacur.

Masuk dan pulang sekolah sesuka hati.
Guru-guru honorer jarang masuk dan memilih mengajar di tempat lain.
Angka drop out jauh lebih besar daripada yang lulus.

Sekilas, tidak ada masa depan bagi anak-anak SMA Budi Bangsa,
bahkan jika mereka menginginkannya.

Masa SMA bagi mereka hanyalah sebuah masa suram yang harus segera dilewati.
Supaya mereka dapat keluar dari status 'remaja' dan menjadi 'dewasa'.
Supaya tak ada lagi orang dewasa yang bisa mengatur mereka.
Supaya mereka akhirnya bisa didengarkan.

Ini, adalah cerita mereka.

***

“Keluarga adalah pondasi, sekolah adalah atap, dan sahabat adalah dindingnya.
An unforgetable school story.”
(Nita Trismaya—pengajar, cerpenis, penulis novel Yelloveflies & Sweet Edelweiss)

"Satu kata, magnificent! Ceritanya benar-benar SMA jaman sekarang yang kurang peduli pada pendidikannya. The best!"
(Nisa Ayu Andani—pelajar SMA N 6 Bogor)

Novel ini berkisah tentang Yasmine, yang harus pulang dari Amerika karena ibunya sakit keras. Seorang kenalan ayahnya membantunya untuk masuk ke salah satu SMA Internasional di Jakarta. Sayangnya, karena keteledoran orang suruhan teman ayahnya itu, bukannya masuk ke Sekolah Internasional dia malah masuk ke sekolah bobrok alias sekolah buangan. Sekolah itu benar-benar buangan. Isinya anak-anak buangan.

Yang cowok kerjanya tawuran dan jadi preman, yang cewek jadi pelacur. Kaget juga ada sekolah kayak gini di Jakarta. Penggambarannya dapat banget, membuat saya benar-benar ngerasain "hancur"-nya sekolah itu.

Di sana dia bertemu Nino, ketua preman di sekolah itu yang kemana-mana suka bawa tongkat baseball. Ada juga Ferris, ketua kelas dan ketua OSIS, satu-satunya siswa yang normal. Ada Sisca, yang selalu sinis sama Yasmine. Ada Mei, gadis cantik yang punya tarif mahal yang mau menjadi teman Yasmine dan Ferris. Masing-masing punya konflik pribadi, yang membuat mereka yakin bahwa diri mereka adalah anak-anak buangan (kecuali Ferris dan Yasmine, tentunya). Ada juga guru-guru hingga kepala sekolah yang sangat cuek dengan anak didiknya.

Ferris sendiri punya misi, sebagai siswa kelas 12, dia ingin dia dan teman-temannya bisa lulus Ujian Nasional. Saat dia mengajukan misi itu ke Kepala Sekolah, yang ada dia malah mendapat tanggapan negatif. Belum lagi teman-temannya yang mencibirnya.

Penulis: Orizuka
Penerbit: Authorized Books
ISBN13: 9786029689419
Format: .pdf
Filesize: 700KB